Selasa, 26 Oktober 2010

Sejarah Budi Luhur

Cerdas dan berbudi luhur merupakan dua hal yang terpadu yang tidak terpisahkan, karena kecerdasan tanpa dilandasi budi yang luhur akan cenderung digunakan untuk membodohi dan mencelakakan orang lain, sebaliknya budi luhur tanpa diimbangi kecerdasan akan merupakan sasaran kejahatan dan penindasan dari orang lain.
Untuk mendidik tenaga trampil yang cerdas dan berbudi Luhur itu, maka pada tanggal 1 April 1979 didirikan Akademi Ilmu Komputer (AIK) Budi Luhur di Jakarta, beralamat di Jl. Budi Utomo No. 11 Jakarta Pusat. Akademi ini bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga trampil atau professional di bidang komputer guna memenuhi kebutuhan pembangunan nasional.
Setelah dua tahun diperjuangkan, pada tanggal 11 Agustus 1981 AIK Budi Luhur mendapatkan izin operasional dari pemerintah. Dalam surat izin operasional itu, pemerintah mengubah nama AIK Budi Luhur menjadi Akademi Pengetahuan Komputer (APK) Budi Luhur. Nama ini digunakan, ketika pada tanggal 5 Januari 1983 berdasarkan keputusan Mendikbud No. 018/O/1983 APK Budi Luhur mendapat status terdaftar. Dengan status terdaftar yang dimiliki, APK Budi Luhur berhasil menyelenggarakan ujian sarjana muda komputer dengan dosen penguji dari ITB. Dalam ujian negara itu APK Budi Luhur meluluskan sarjana-sarjana muda komputer pertama di Indonesia.
Berkenaan dengan siapnya pembangunan kampus tahap pertama (dengan dua unit gedung berlantai dua), maka pada tanggal 17 Agustus 1985 APK Budi Luhur pindah dari Jl. Budi Utomo No. 11 ke jalan Cileduk Raya, Pertukangan Utara, Kebayoran Lama.
Dengan makin mantapnya penyelenggaraan pendidikan di APK Budi Luhur, dan makin besarnya minat dan kebutuhan keahlian di bidang komputer, maka Yayasan Pendidikan Budi Luhur pada bulan Agustus 1985 mendirikan Akademi Teknik Elektro Komputer (ATEK) Budi Luhur dan Akademi Akuntansi Komputer (AAK) Budi Luhur. Tujuan berdirinya ATEK Budi Luhur adalah menyiapkan tenaga-tenaga yang mampu memegang jabatan dan tugas-tugas yang memerlukan pengetahuan teknik elektro komputer, sedangkan AAK Budi Luhur bertujuan menyiapkan tenaga-tenaga yang mampu memegang jabatan dan tugas-tugas yang memerlukan pengetahuan akuntansi dan komputer.
Dengan kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh APK Budi Luhur, Pemerintah memberikan kenaikan status (akreditasi) dari terdaftar menjadi diakui berdasarkan Keputusan Mendikbud No. 0355/I/1986 tanggal 13 Mei 1986. Pemberian status diakui itu mengakibatkan bergantinya nama APK Budi Luhur menjadi Akademik Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Budi Luhur.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan dan perhatian masyarakat terhadap ilmu komputer (computer science), serta makin meningkatnya permintaan sarjana muda komputer untuk melanjutkan ke jenjang Strata-1 (S1) didirikan Sekolah Tinggi Pengetahuan Komputer (STPK) Budi Luhur di semester genap  tahun akademik 1985-1986.
Dengan makin mantapnya STPK Budi Luhur dan dengan didorong oleh semua pihak, di tahun 1986 Yayasan Pendidikan Budi Luhur mendirikan Sekolah Tinggi Elektro Komputer  (STEK) Budi Luhur dan Sekolah Tinggi Akuntasi Komputer (STAK) Budi Luhur untuk menyelenggarakan program strata satu (S1) di bidangnya masing-masing.
Di awal tahun 1987, Yayasan Pendidikan Budi Luhur merasa perlu untuk menyederhanakan kelembagaan perguruan tinggi dilingkungannya (STPK, STEK, dan STAK Budi Luhur) ke dalam suatu wadah. Maka berdasarkan Keputusan Mendikbud nomor 0720/I/1987, STPK, STEK, dan STAK Budi Luhur diintegrasikan ke dalam Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Budi Luhur dengan jurusan dan program studi sebagai berikut :
  1. Jurusan Manajemen Informatika, dengan program studi :
    a. Manajemen Informatika (D-III Diakui dan S-1 Terdaftar)
    b. Komputerisasi Akuntansi (D-III dan S1 Terdaftar). 
  2. Jurusan Teknik Informatika dengan program studi Teknik Informatika (S-1 Terdaftar).
  3. Jurusan Teknik Komputer, dengan program studi  Teknik Komputer (D III dan S-1 Terdaftar).
Didorong oleh keinginan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa Komputerisasi Akuntansi yang makin bertambah, berdasarkan Keputusan Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Nomor 343/KBYL/XI/1989 tanggal 30 November 1989, program studi komputerisasi akuntansi pada jurusan Manajemen Informatika ditingkatkan menjadi jurusan  Komputerisasi Akuntansi.
Dalam upaya diversifikasi usaha, dan sehubungan dengan selesainya pembangunan gedung Unit III dan IV, pada tanggal 1 April 1997 Yayasan Pendidikan Budi Luhur mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Budi Luhur. Dan setahun kemudian setelah selesai membangun gedung Unit V, pada tanggal 1 April 1998 didirikan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Budi Luhur. Dan kemudian pada tanggal 1 April 1999 Sekolah Tinggi Teknik (STT) Budi Luhur didirikan setelah gedung Unit VI selesai dibangun, Dalam rangka efisiensi, empat sekolah tinggi (STMIK, STIE, STISIP, STT) sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional 144/D/0/2002 tanggal 7 Juni 2002 diintegrasikan menjadi Universitas Budi Luhur.
Globalisasi dan krisis yang berkepanjangan memberikan dampak dalam persaingan tenaga kerja profesional yang semakin ketat. Untuk itu kita perlu membekali diri dengan kemampuan akademis maupun praktis agar menjadi tenaga kerja yang tangguh yang terus dapat bertahan dalam persaingan, khususnya dalam meningkatkan karier.
Untuk itu Universitas Budi Luhur membuka kesempatan untuk dapat menambah pengetahuan dalam bidang Teknologi Informasi, Ekonomi, Sosial Politik, Komunikasi dan Teknik yang pada saat ini masih merupakan pilihan teratas dalam peningkatan karier.
Persaingan bebas dan ketat di dunia pendidikan, perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dan peningkatan pengetahuan konsumen mendorong kami melakukan peningkatan kualitas  dan kepuasan layanan terbukti dengan didapatkannya sertifikasi sistem penjaminan mutu internasional ISO 9001:2000.

Senin, 25 Oktober 2010

Taekwondo Equipment

If you are looking for online material Taekwondo, then terminate the search to taekwondosupplies.com. It’s the best site for the equipment and tae kwon do whatever you need, it is likely that you find here. Discover the world of taekwondo equipment taekwondosupplies.com quality.
1. Taekwondo Uniforms: Start with uniforms and school uniforms up to the Grand Master, all this activity in the prices between the brand names and very convenient. You can choose between the divided light and ultra-lightweight, ribbed, with or without stripes to choose or not. The most popular brands in Taekwondo uniform, Adidas, Perforce and is on this website in all its diversity.
2. Taekwondo Books: To improve your knowledge about the art of Taekwondo and find some improvement, there are a number of books in our store.
3. Taekwondo Video: There are a wide range of possibilities for video Taekwondo. Ten out of All American Style Belt Taekwondo Sparring Techniques advanced DVD; you get a series of videos on your Taekwondo skills improve. You could also get a DVD, such as general education Choi Hong Hi: Founder of the Korean art of Taekwondo and use it to inspire and motivate you during your workout.
4. T-Shirts Taekwondo: You can use a number of different items to buy T-shirts under them, to proclaim your love for the martial art of Taekwondo. Taekwondo T-Shirts with cool lines and symbols are available for both men and women of all sizes in a variety of colors.
5. Taekwondo Bags: On taekwondosupplies.com can all taekwondo equipment, including blood bags cute. People have Taekwondo Jump Kick Sport Bag, click here. You can also use the network Perforce bags made especially for fans of Taekwondo. You can also have a large bag of taekwondo tournament and you can be sure that all the necessary arrangements to fit in a bag of gear. If you prefer sports backpacks bags don’t lose heart. Taekwondosupplies.com has also expanded on it ProForce Taekwondo backpack with the logo.

6. Support for women: You can also obtain the necessary materials, especially for teachers and students of Taekwondo developed. You can buy Cool Guard sports bra or plastic inserts, and even a hat rib student when you are just starting your training in Taekwondo, and I'm about to hurt himself worried.

7. Mouthpieces: You can also use a variety of protective mouthpieces taekwondosupplies.com for men and women, with their bags.

What 'more, is offering a flat rate of $ 8.50 taekwondosupplies.com as shipping costs, and a number of attractive offers and discounts every day on the popular website.

Sparring Drills in Taekwondo

My teacher told me a lesson on the importance of our Taekwondo sparring drills. I liked the drills as everyone else in the dojo, but I was not sure if my teacher was with the presentation starts. Her large eyes alert in touch with me, as they always do. It was just a little 'smaller than me (and I'm short), but she was an experienced black belt with a lot of skill in Taekwondo. I have always enjoyed listening to his lectures; especially if only speak for me.

He went on to tell me her first competition and how she felt a bit 'concerned that the competition would go. He was nervous because he was not sure what was happening during the race, but it was soon learned that we can never be sure what would happen, and where it took place. On the street, in a corridor in a parking garage - could be anywhere by anyone - there should be attacked. We must think of our competitions as just. E 'in the unknown, fear and we should use our skills to focus on training of our combat exercises of Taekwondo.

I began to understand what to talk to me when they mentioned the word technique. In any martial art, the technique is essential to learn the martial art, and win more races. "We have to learn the technique through practice, starting slow and eventually are able to notice these movements with our bodies. True technique comes with practice and routine," he continued. I remembered only in Taekwondo and getting each movement just like in a slow and structured. At one point I could not move and combination beginners to do only with the word of my teachers.
I've seen where this position was with particular lesson. I knew that I needed to train for this first race of mine, and practicing our sparring drill was a good way to do this.

My teacher was a great way to develop plans for each student to follow through for practice for each competition.
She gave me my drill and my partner - a tall man with a black belt proudly tied to his waist. I thought it would be confused with my partner should be drilling for this man was very experienced and much taller than I am, however, drilling would be with an experienced partner well for me. I could learn a lot from him, and sparring with him would be the best way to prepare for my race. My sparring strategies were to practice again what I have learned since I started, but this time I'm sparring, not just practice alone or with tampons.
My favorite sparring exercises were working to turn my steps and my speed. These techniques are important in Taekwondo. You need power and speed to succeed. My teacher, I had to practice some combinations regularly with my sparring partner and alone. I had to remember these combinations in order to bring the competition for me. Over the next few weeks I worked on the power, speed, timing, combinations, fake outs, and maintain my energy. Without my teacher assigned and sparring partner, I could not have won my first tournament.

Taekwondo Budi Luhur Raih Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Ganesha Cup ITB 2009 Bandung


Taekwondo Universitas Budi Luhur memastikan gelar juara umum setelah Agie S.P. merebut emas terakhir dengan mengalahkan Frendly (IISIP Jakata) di final under 54 kg putra, yang digelar di Gedung Serbaguna ITB, Jln. Tamansari, Selasa.

Emas yang dipersembahkan Agie merupakan emas kedua yang diraih Budi Luhur pada hari terakhir Kejurnas tersebut. Sebelumnya, Ranti Juliana juga merebut emas di kelas di atas 73 kg putri dengan mengalahkan Shinta Tantrian (STIMIK Tasikmalaya).



Sedang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung harus puas menjadi runner-up klasemen akhir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Ganesha Cup IV 2009, dengan 3 emas, 3 perak, dan satu perunggu. Sedangkan juara umum akhirnya diraih Universitas Budi Luhur Jakarta yang mengemas 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

empat taekowondoin UPI yang kemarin berlaga gagal menyumbangkan medali. Mereka masing-masing, M. Aditya yang dikalahkan Ihsan Rifai (STIMIK Tasikmalaya) di kelas di atas 87 kg putra. Di kelas under 76 putri, Tika Kartika dikalahkan Nur Azizah (IM Telkom), di kelas under 46 putri, Anggita dikalahkan Galih Kusuma (UNS Surakarta). Terakhir, Puri Mulyani dibenamkan Ranti Juliana (Budi Luhur).

Urutan ketiga ditempati tuan rumah ITB dengan mengumpulkan 2 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.


Hasil final lainnya, di kelas under 46 putri, dijuarai Putri FOS (Unpad), kelas di atas 87 kg putra dijuarai Rangga Surya (ITT Telkom A), dan di kelas under 67 kg putri dimenangi Desyana ((STIBA IEC).


Ketua panitia Kejurnas, Bambang Indra Adriyanto memastikan, ITB akan tetap menyelenggarakan Kejurnas di tahun-tahun berikutnya. Bahkan ITB akan berupaya meningkatkan kualitas penyelengaraan.

Peralatan- peralatan dalam berlatih taekwondo



Dalam berlatih taekwondo diperlukan berbagai macam alat untuk menunjang kemampuan dalam berlatih, macam-macam alat di taekwondo sendiri dibedakan 2 macam.
1. peralatan dalam latian.
2. peralatan yang digunakan dalam pertandingan.
yang pertama adalah Peralatan yang digunakan dalam latian antara lain yang harus wajib dimiliki adalah tarjet kicking/pyongyo (alat bantu sasaran tendangan) digunakan untuk melatih tendangan serta akurasi tendangan,berikutnya adalah sandsack, alat ini sama fungsinya seperti tarjet kicking cuma disini ukurane lebih besar, biasa tiap dojang menyediakan peralatan ini sama untuk melatih tendangan. ketiga adalah alat bantu pukulan (Punching-pad)

selain alat dalam latian ada juga peralatan/perlengkapan yang harus dimiliki dalam pertandingan.
antara lain:
1. Pelindung Kepala (Head-guard)
2. pelindung Tulang Hasta (Arm-guard)
3. Pelindung badan (HOOGO/Body protector)
4. Pelindung tulang kering (Shins-guard)
5. Pelindung kemaluan (Nangsimcha/ Groinguard)
6. Pelindung gigi

perlengkapan diatas disarankan dimiliki oleh taekwondoin terutama para atlet untuk menunjang dalam berlatih, akan tetapi banyak dojang yang sekarang sudah menyediakan peralatan diatas untuk menunjang peningkatan kemampuan dalam berlatih taekwondo.

The History of Taekwondo

Fortunately, the history of sport is easier to find than many other forms of Martial Arts. Therefore, newer and newer Martial Art, the origin is well documented and allow for a thorough study of the origins and history. Taekwondo is primarily a Korean martial art, after it was created in the early years after the end of the Korean War. Before the start of modern Taekwondo, but can appear earlier forms of martial arts and Taekwondo has served as the basis of Taekwondo rampant.

A man who saw far back (in the early ancestors Taekwondo), which is where the history is in fact not a little dark. Taekwondo is a universal art and has been "borrowed" from many of the techniques of other martial arts for many years (and centuries) that the "old" sports art is not well known to all people. Taekwondo is a better idea than the culmination of a lot of Korean, Japanese and Chinese influences (mostly Korean but influences) to form a well-rounded and well-thought kurrikulum martial arts.

One of the reasons why the art of Taekwondo is not clear older, is that many of them were banned throughout the year in which Japan had control over the majority of Korea (between 1910 and 1945). For example, traditional Korean art of war strictly as prohibited Taekkyon Subak and practiced or taught in Japan to be an attempt to force the Koreans to assimilate Japanese culture (Korea were forced to ignore their own language and take Japanese names in place of their own). Subak especially Taekkyon still practiced and taught in secret can move and change a lot of technological change enough that Korean forces would not be caught.

Of course, when the Korean War, the modern Taekwondo (it is at this point that Taekwondo is now getting his name) began to take place in Korea and other countries. It was around the year 1955, after many Taekwondo schools popular in South Korea began to form in the United States Taekwondo as well. Taekwondo Nobody really expected to become popular because it is not in the Western world, and the Martial Arts form, it is so familiar and well done in the United States as Karate and Kung Fu.

Evidence to the popularity of Taekwondo is one of the two Martial Arts became an official Olympic Games from other martial arts is a Jew. Dojang Some focus more on practice and their students learn martial arts taekwondo tournament and prepare for their competitions and dojang more about the teachings of the martial art itself is the focus. This is very important for anyone interested in Taekwondo dojang the right to find themselves. While the emphasis on philosophy and virtue are not as common as in other Martial Arts Taekwondo, they come and go back to the beginning of the original Taekwondo itself.

Taekwondo Sebagai Olahraga Wajib


Taekwondo akan berada di program resmi dari Universiade Musim Panas 2017 dan seterusnya sebagai olahraga wajib.

Olahraga Universitas Internasional Federasi (FISU) baru-baru ini menginformasikan WTF dari keputusan untuk memasukkan taekwondo dalam program resmi Universiade Musim Panas dari 2017 dan seterusnya sebagai olahraga wajib.

Keputusan ini dibuat di diselenggarakan Komite Eksekutif FISU on Dec 13 dan 14, 2009 di Erzurum, Turki.



Saya sangat senang untuk memberitahu Anda bahwa Komite Eksekutif FISU yang berkumpul pada tanggal 13 November dan 14, 2009, di Erzurum, Turki, secara resmi telah menyetujui permintaan Anda untuk memperkenalkan taekwondo sebagai olahraga wajib dalam program Universiade Musim Panas, seperti dari 2017 dan seterusnya, "kata Sekretaris Jenderal FISU Eric Saintrond dalam sebuah surat kepada Presiden WTF Chungwon Choue.

"Memang benar bahwa taekwondo telah mengalami pertumbuhan yang signifikan selama bertahun-tahun dan telah menjadi salah satu olahraga paling populer di antara para anggota asosiasi. Selain itu, kami tidak meragukan bahwa hal itu akan terus mengembangkan dan menarik lebih banyak dan lebih banyak siswa kami - atlet di masa mendatang, "lanjut surat.

Itu terus mengatakan, "Karena itu kami berharap untuk mengejar kolaborasi yang kuat bahwa kita telah lama didirikan dengan federasi Anda dan akan terus meletakkan semua usaha kami dalam mempromosikan taekwondo sebagai olahraga universitas di seluruh dunia."

Taekwondo telah berada di program Universiade Musim Panas olahraga sebagai opsional sejak 2003, ketika dua tahunan olah raga internasional dan festival budaya yang diadakan di Daegu, Korea. Gwangju, Korea tahun ini memperoleh hak untuk menjadi tuan rumah Universiade Musim Panas tahun 2015.

Universiade Musim Panas terdiri dari 10 wajib olahraga dan sampai dengan tiga opsional olahraga yang dipilih oleh negara tuan rumah. The 10 wajib olahraga atletik, bola basket, sepak bola, senam, berenang, menyelam, polo air, tenis dan voli.

Universiade Musim Dingin terdiri dari enam wajib olahraga dan satu atau dua opsional olahraga juga dipilih oleh negara tuan rumah. Keenam adalah skiiing Alpine, Nordic ski, hoki es, jalur pendek, kecepatan skating, figur skating, dan Biathlon.

Kyorugi di Taekwondo


Taekwondo, ilmu beladiri yang berasal dari korea mengutamakan ketahanan, kecepatan, fisik, dan kekuatan mental. perkelahian bebas (sparring) atau di dalam bahasa korea disebut "kyorugi" berasal dari akar kata "Kyoruda" yang berarti adu kekuatan fisik dan mental ( spirit)


Kyorugi saat ini adalah pertarungan antara dua orang Taekwondoin dimana mereka saling serang dan bertahan untuk menjatuhkan lawannya dengan menggunakan teknik-teknik tendangan maupun pukulan yang diajarkan di taekwondo


Dalam melakukan kyorugi maka diperlukan ketahanan fisik, kecepatan aksi-reaksi, fleksibilitas, variasi2 tendangan , serangan-pertahanan dan juga mental yang kuat. jadi singkatnya, kyorugi merupakan manifestasi dari fisik, mental dan juga semua gerakan dasar dari taekwondo